BP Haji Sampaikan Catatan Pihak Arab Saudi: Kesehatan Jemaah Jadi Perhatian
Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menyampaikan catatan dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk pelaksanaan Haji 2026 atau 1447 Hijriah.
Gus Irfan menuturkan, Pemerintah Arab Saudi sangat memberikan perhatian besar terhadap kesehatan jemaah haji Indonesia.
“Kesehatan pasti, kesehatan yang berkali-kali dan saya paham, saya mengerti kenapa mereka sangat concern dengan kesehatan,” kata Gus Irfan di agenda Workshop Penyelenggaraan Haji Tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (5/8/2025).
“Mereka berharap bahwa jemaah haji kita memang benar-benar jemaah haji yang fix secara kesehatan,” sambungnya.
Gus Irfan melanjutkan, setiap jemaah haji harus memerhatikan kesehatan masing-masing karena ibadah haji bukan hanya sekadar perjalanan spiritual.
“Perjalanan ibadah haji bukan sekadar ibadah spiritual, tapi juga ada perjalanan fisik yang diperlukan,” kata dia.
Sebagai upaya pembenahan, BP Haji akan memulai pemeriksaan kesehatan jemaah haji sedini mungkin dengan berkoordinasi bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Saat ini, kata Gus Irfan, telah ada Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang kesehatan jemaah haji.
“Memang sudah ada SOP tentang kesehatan, dan ini kita harapkan benar-benar diperlakukan, sehingga harapan dari kita, harapan pemerintah Saudi, juga bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.
.
.

