Jamaah Haji Bisa Lapor Kendala Layanan di Tanah Suci Lewat Aplikasi Kawal Haji
Kehadiran Kawal Haji memperkuat dan mengintegrasikan layanan antarpetugas. Ketika jamaah menyampaikan kendala di luar bidang petugas yang ditemui di lapangan, laporan tersebut dapat diteruskan ke aplikasi Kawal Haji agar segera ditindaklanjuti oleh petugas di bidang terkait. Aplikasi ini disiapkan untuk memudahkan jamaah menyampaikan keluhan sekaligus mempercepat respons petugas di lapangan.
Pelaksana Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kantor Urusan Haji KJRI Jeddah Ali Sadikin mengatakan, aplikasi Kawal Haji menjadi media pelaporan terpadu bagi jamaah maupun petugas terkait berbagai kebutuhan layanan penyelenggaraan haji.
“Sistemnya transparan. Semua orang bisa melapor dan menanggapi. Jadi, tidak hanya petugas yang bisa menjawab, jamaah yang memiliki informasi valid dan membantu jamaah lain juga bisa memberikan informasi di situ,” ujar Ali.
Baca Juga: Umroh Awal Musim Setelah Hajian
Terkait aksesibilitas, Ali menegaskan jamaah dan petugas tidak perlu mengunduh aplikasi ini melalui Play Store maupun App Store. Kawal Haji dibangun menggunakan teknologi Progressive Web Application (PWA) untuk meringankan beban memori gawai jamaah karena penggunaannya bersifat periodik.
“Kawal Haji bisa diakses melalui browser di alamat kawal.haji.go.id, baik di perangkat Android, iOS, maupun desktop. Nanti masing-masing pengguna bisa menambahkan aplikasinya ke layar utama gawainya,” kata Ali.
Menurut Ali, aplikasi Kawal Haji mengusung konsep crowdsourcing, yakni seluruh laporan yang masuk dapat dipantau langsung oleh jamaah dan petugas tanpa melalui proses penyaringan admin sehingga komunikasi berjalan dua arah.
Baca Juga: Haji Khusus Kuota Resim Pemerintah




