Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengungkapkan paket persiapan awal untuk musim Haji 1447 H lima bulan sebelum memulai tahap persiapan intensif. Langkah ini merupakan bagian dari rencana komprehensif yang bertujuan meningkatkan kesiapan operasional serta kualitas layanan kepada para jemaah haji di seluruh tahapan perjalanan mereka.
Melalui akun resminya di platform “X”, kementerian melaporkan bahwa hingga saat ini lebih dari 90 ribu jemaah telah terdaftar melalui Program Haji Langsung. Hal ini mencerminkan tingginya minat awal terhadap musim haji mendatang serta kepercayaan jemaah terhadap sistem pengelolaan dan pelayanan.
Kemitraan Masyarakat dan Relawan
Kementerian menegaskan terus dibukanya pendaftaran program tanggung jawab sosial serta inisiatif kerelawanan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melayani jemaah haji serta mendukung pekerjaan lapangan dan layanan selama musim haji.
Dalam aspek layanan dasar, mereka juga menyampaikan kemajuan dalam pengembangan kontrak akomodasi dan konsumsi. Hal tersebut guna memastikan kepatuhan terhadap standar yang ditetapkan serta kualitas pelaksanaan, yang berdampak langsung pada kenyamanan jemaah dan mutu pengalaman mereka.
Pengelolaan Operasional Sejak Dini
Kementerian Haji dan Umrah mengumumkan telah menyelesaikan pendaftaran data calon relawan untuk musim Haji 1447 H, sekaligus meluncurkan kurikulum kemitraan yang bertujuan mengatur tugas-tugas operasional haji, menetapkan peran dan indikator kinerja, serta meningkatkan efisiensi kinerja antarinstansi terkait.
Kementerian juga mencatat tingkat kontrak yang melebihi 77% untuk layanan di kawasan masyair (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), sebagai indikator kemajuan signifikan dalam persiapan awal. Selain itu, pihak tersebut telah merampungkan penerapan sistem terbaru bagi penyedia layanan jemaah haji luar negeri, sebagai bagian dari upaya standarisasi prosedur dan peningkatan kualitas layanan.
Transformasi Digital dan Pengalaman Pengguna
Kementerian menegaskan keberlanjutan pengembangan layanan digital dan pengalaman pengguna pasca musim Haji 1446 H, guna mempermudah prosedur dan meningkatkan perjalanan jemaah. Selain itu, 503 destinasi layanan tamu melalui platform “Nusuk Masar” telah aktif untuk mengatur kunjungan dan layanan pendukung.
Mereka juga mengumumkan mulainya pelaksanaan program bagi staf pusat layanan tamu, yang bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia serta kualitas layanan di lokasi-lokasi akomodasi.

